Saat ini setidaknya ada dua cara cek tagihan BPJS kesehatan pekerja mandiri bukan penerima upah yang bisa dilakukan sendiri dengan cepat dan mudah baik lewat HP Android maupun laptop.

Pengecekan tagihan ini bisa dilakukan saat ingin mengetahui berapa jumlah yang harus dibayar atau mengecek apakah pembayaran sudah masuk atau belum.

Kenapa harus dicek? toh setiap bulan jumlah tagihan BPJS kesehatan mandiri nominalnya pasti sama kecuali ada penambahan anggota baru atau ada kenaikan besaran iuran.

Memang betul jumlah tagihannya relatif sama namun pengecekan tagihan iuran ini sebaiknya dilakukan setiap bulan sebelum membayar karena dalam beberapa kasus kadang terjadi tagihan dobel seperti yang pernah saya alami.

Kenapa bisa dobel? saya sendiri kurang tahu penyebabnya namun saat itu kasusnya adalah pembayaran iuran BPJS kesehatan yang saya lakukan ternyata hanya masuk ke salah satu anggota keluarga saja akibatnya 3 anggota keluarga lain dianggap tidak membayar.

Sehingga bulan berikutnya ada tagihan 2 bulan untuk 3 anggota keluarga sedangkan 1 anggota keluarga tagihannya kosong namun ada saldo untuk 3 bulan.

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Online

Bagi yang ingin mengetahui berapa iuran BPJS kesehatan yang harus dibayar, bisa melakukan pengecekan secara online dengan cara sebagai berikut.

Langkah pertama buka halaman BPJS Cheking resmi dari BPJS melalui tautan ini.Dua Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan

Masukan nomor peserta BPJS Kesehatan yang ingin dicek pada kolom No. kartu kemudian masukan tanggal lahir peserta lalu masukan juga angka validasi yang terlihat pada layar browser, terakhir pilih tombol Cek.

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Online

Jika data yang diinput benar maka akan muncul tagihan BPJS kesehatan lengkap dengan nama peserta, tagihan, denda, total tagihan, tanggal pembayaran terakhir, nominal pembayaran dan juga saldo.

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Lewat HP Android

Pilihan lain untuk mengetahui jumlah tagihan iuran BPJS Kesehatan pekerja mandiri bukan penerima upah adalah melalui aplikasi JKN Mobile yang bisa didownload dari Google Play Store, dan langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Download aplikasi Mobile JKN dari Google Play Store ini, kemudian silahkan daftar.
  2. Setelah aplikasi terbuka pilih menu Tagihan.
  3. Kemudian pilih Premi, dan nanti akan muncul tagihan BPJS Kesehatan yang harus dibayar untuk semua peserta yang terdaftar menggunakan KK tersebut seperti terlihat pada gambar berikut ini. Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Lewat HP AndroidTerlihat pada gambar, ada 4 peserta BPJS kelas 1 dengan iuran 80.000 perbulan maka tagihan bulan berjalan yang harus dibayar totalnya adalah 320.000 rupiah.

Jika dibandingkan cara pertama, maka dapat disimpulkan cara cek tagihan BPJS Kesehatan yang paling mudah adalah melalui aplikasi Mobile JKN karena setiap kali ingin melihat tagihan tidak perlu lagi memasukan no peserta maupun tanggal lahir tapi cukup buka aplikasinya dari HP Android.

Tanya Jawab

#1 – Sudah Bayar Tagihan BPJS Kenapa di Aplikasi Mobile JKN Tagihan Muncul Lagi?

Jika ini terjadi ada dua kemungkinan yaitu sistem BPJS belum update dan saya sendiri sering mengalami, misalnya bulan Mei 2018 tanggal 1 sudah bayar iuran untuk bulan Mei 2018 kemudian tanggal 10 malah muncul lagi tagihannya.

Kalau ini terjadi maka tidak perlu khawatir karena kita sudah bayar namun sebaiknya cek dulu apakah benar pembayaran kita sudah tercatat atau belum, caranya buka menu Tagihan – Catatan Pembayaran dan disitu akan muncul tanggal berapa kita membayar, jika hasilnya sesuai dengan tanggal pembayaran terakhir kita maka jangan khawatir namun kalau beda sebaiknya hubungi kantor BPJS terdekat.

Penyebab kedua biasanya karena peserta kurang memahami sistem tagihan BPJS, yaitu bulan berjalan maksudnya yang kita bayar adalah tagihan untuk bulan tersebut bukan bulan depan.

Contoh Kasus : Baru daftar BPJS Kesehatan dan tagihan pertama dibayar pada akhir bulan misalnya 24 April 2018. Apakah bulan Mei harus bayar tagihan lagi? Jawabannya Ya.

Karena pembayaran pertama itu untuk tagihan bulan berjalan yaitu April 2018 maka untuk bulan Mei 2018 kita harus membayar lagi untuk tagihan bulan Mei.

Bingung?

Tidak perlu bingung yang paling penting itu pahami dulu skema tagihan BPJS Kesehatan mandiri yaitu pembayaran untuk bulan berjalan yang dilakukan mulai tanggal 1 sampai 10 setiap bulannya.

Jadi kalau kita belum membayar pada bulan tersebut maka jangan heran kalau tagihannya muncul lagi.

#2 – Kalau Kelebihan Bayar Apa Yang Akan Terjadi?

Misalnya sudah membayar tagihan untuk bulan Mei pada tanggal 1 kemudian tanggal 10 kita membayar lagi, maka akibatnya akan terjadi kelebihan bayar dan biasanya muncul di bagian saldo yang akan terlihat saat kita cek tagihan BPJS baik online melalui web maupun melalui aplikasi mobile JKN.

Maka yang akan terjadi adalah saldo tersebut akan digunakan untuk membayar tagihan bulan berikutnya, dan biasanya pada bulan berikutnya tagihannya akan muncul nol (0).

Note : Kejadian kelebihan bayar ini pernah saya alami sendiri dan memang benar pada bulan berikutnya kita tidak perlu membayar tagihan BPJS lagi karena akan mengurangi dari saldo kelebihan bayar. Namun jika ragu sebaiknya langsung tanyakan pada pihak BPJS untuk memastikan kepesertaan tetap aktif dan tidak ada tunggakan.

#3 – Apakah Ada Denda Jika Terlambat Bayar?

Saat ini tidak ada denda keterlambatan bayar, namun jika bulan sebelumnya belum membayar juga maka kepesertaan akan dinonaktifkan, seperti isi tweet dari akun resmi BPJS berikut ini.

Namun perlu diketahui jika ada tunggakan lalu kita membayar maka harus menunggu 45 hari agar tidak kena denda jika menggunakan untuk rawat inap, bisanya jika pernah ada keterlambatan bayar akan muncul tulisan Anda memasuki masa denda pelayanan Rawat Inap Tingkat Lanjut (RITL) mulai…. sampai…

Jadi memang tidak ada denda telat bayar iuran yang ada itu denda pelayanan rawat inap tingkat lanjut jika kita menggunakan BPJS sebelum 45 hari setelah melunasi tunggakan yang besarnya 2,5% x biaya pelayanan kesehatan x jumlah bulan tunggakan.

Artinya kalau kita pernah mengunggak namun dalam 45 hari tidak menggunakan untuk rawat inap maka tidak akan dikenakan biaya denda tapi sebaliknya jika dalam 45 hari langsung dipakai untuk rawat inap maka jelas kena denda pelayanan.

Supaya tidak salah, sebaiknya lihat gambar berikut mengenai denda pelayanan rawat inap yang saya ambil dari BPJS.

denda pelayanan Rawat Inap Tingkat Lanjut

Kesimpulannya, jika tidak ingin terkena denda pelayanan maka sebaiknya bayarlah tagihan BPJS tepat waktu karena kapan kita sakit dan harus rawat inap tidak ada yang tahu, betul?

Itulah dua cara cek tagihan BPJS Kesehatan yang bisa dilakukan sendiri kapan saja dimana saja selama memiliki akses internet, sangat mudah bukan?

Pilihan lain jika mengalami kesulitan dengan dua cara diatas maka bisa langsung menanyakan langsung ke care center BPJS Kesehatan via telp 1500 400 atau bisa juga melalui akun Twitter @BPJSKesehatanRI

Akhir kata, mohon maaf jika ada kekurangan dari uraian diatas, dan jika masih bingung sebaiknya langsung tanyakan pada pihak BPJS bukan orang lain karena jelas mereka yang bisa memberikan jawaban lebih pasti dan untuk menghubungi BPJS kesehatan bisa melalui (1) Telp 1500400 (24 Jam), Twitter @BPJSKesehatanRI, halaman Facebook BPJSKesehatanRI.